Susah Bangun Shubuh

Susah dan berat untuk bangun subuh⁠

Ada beberapa sebab, misalnya mungkin sering begadang atau kurang tidur. Bisa juga karena ada maksiat yang dilakukan terus-menerus tanpa istigfar sehingga badan susah melakukan ketaatan, dan hati berat untuk dibawa beribadah. Bisa jadi yang sebelumnya kita bangun dengan mudah ketika adzan berkumandang, kemudian menjadi sulit bangun subuh karena maksiat. ⁠

Dosa dan maksiat bisa menutupi hati dan membuat malas beribadah. Dari Abu Shalih dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.⁠

”Sesungguhnya seorang mukmin, jika melakukan satu perbuatan dosa, maka ditorehkan di hatinya satu titik hitam. Jika ia bertaubat, berhenti dan minta ampun, maka hatinya akan dibuat mengkilat (lagi). Jika semakin sering berbuat dosa, maka titik-titik itu akan bertambah sampai menutupi hatinya. Itulah” raan” yang disebutkan Allah ta’ala, ‘sekali-kali tidak akan tetapi itulah” raan” yang disebutkan Allah dalam Al Qur’an’”.[HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan dihasankan Al Albani]⁠

Salah satu indikator hatinya mulai mengeras adalah susah bangun shalat subuh. Untuk selevel ulama dan orang-orang shalih, salah satu indikator mulai mengerasnya hati adalah susahnya bangun shalat malam.⁠

Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata,⁠

“Selama lima bulan aku terhalang untuk melakukan shalat malam karena dosa yang aku lakukan.”[Qiyaamul Lail, Fadhluhu wa Aadaabuhu]⁠

Jika ada yang berkata,⁠
“Saya bermaksiat setiap hari, tapi saya mampu bangun shalat malam jika saya menghendaki”.⁠

Maka kita katakan bahwa bisa jadi hatinya sudah tidak peka lagi mendeteksi maksiat. Hati para ulama cukup bersih sehingga sangat peka terhadap maksiat. Ibarat tubuh yang sehat akan terasa jika ada sakit sedikit.⁠

Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/36532-kiat-agar-mudah-bangun-shalat-subuh.html⁠

Leave a Reply

*