Seorang Hamba Tidak Boleh Kagum Dengan Amalnya

Seorang hamba tidak boleh bangga dan kagum dengan amalnya atau merasa telah banyak beramal. Akan tetapi, dia senantiasa berdoa kepada Allah Ta’ala untuk menerima amalnya dan mengiringi setiap amalnya dengan istighfar, memohon ampun kepada Allah Ta’ala. Karena manusia adalah tempat salah dan lupa. Sebanyak apa pun amalnya, akan tetapi pasti di dalamnya terdapat berbagai cacat dan kekurangan.

Sehingga dia berusaha menutup kekurangan tersebut dengan istighfar. Dengan kata lain, seorang muslim hendaknya menghitung kejelekan-kejelekannya, dan tidak menghitung amal kebaikannya. Hendaknya dia menghisab dirinya, menghitung-hitung kesalahan dan dosanya, kemudian beristighfar dan bertaubat.

Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/32305-perhatikan-bagaimanakah-akhir-da…
———⁠
Download Poster Nasihat, klik link:⁠
http://bit.ly/posternasihat⁠

Download Wallpaper dakwah, klik link:⁠
http://bit.ly/wallpapernasihat⁠

Raih pahal jariyyah, klik link dibawah ini.⁠
http:bit.ly/donasiradiomuslim⁠

atau melalui Rekening BNI Syariah (kode 427) No. Rekening 77.55.33.11.93 a.n Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari⁠

Leave a Reply

*