Jangan Bantu Setan

Kenapa engkau harus mencacinya?⁠
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,⁠
“Setiap maksiat yang dijelek-jelekkan pada saudaramu, maka itu akan kembali padamu. Maksudnya, engkau bisa dipastikan melakukan dosa tersebut.” (Madarijus Salikin, 1: 176)⁠

Kenapa tidak mendoakan kebaikan untuknya?⁠
Bukankah lebih baik jika Allah mengabulkan doamu, kemudian dia dapat hidayah, kemudian jalan beriringan, sama-sama mencari surga-Nya?⁠

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:⁠
‘Do’a seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang dido’akannya adalah do’a yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada Malaikat yang menjadi wakil baginya. Setiap kali dia berdo’a untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka Malaikat tersebut berkata: ‘Aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.’”⁠
-Shahiih Muslim

Syeikh Su’ud Asy Suraim -hafizhahullah-:
“Jangan mengejek orang yg jatuh dalam kesesatan, karena dia tersesat bukan karena kedunguannya, sedang Anda selamat juga bukan karena kecerdasan Anda.
Akan tetapi, mintalah agar dia diberi hidayah, dan Anda diberi keteguhan.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya):
‘Sungguh Allah lah yang menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki, dan Dia juga yang memberi hidayah siapapun yang kembali kepada-Nya’.”

Jika ia bertaubat, maka janganlah engkau mengganggunya, dengan dosa-dosanya yang telah lalu.⁠
Terus motivasi dia untuk terus bertaubat, seberapapun banyak dosa yang ia lakukan.⁠
Semoga dengan ini, engkau menjadi ‘sebab’ seseorang mendapat hidayah

Infak Donasi Rekening BNI Syariah (kode 427) No. Rekening 77.55.33.11.93 a.n Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari⁠

Leave a Reply

*