Oleh karena itu, sangat penting kita untuk berdoa kepada Allah Ta’ala agar benar-benar dijauhi dari penyakit hasad. Terlebih lagi apabila kita melihat orang lain mendapatkan nikmat.

وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

“Janganlah Engkau membiarkan tumbuh kedengkian (hasad) dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.’” (QS. Al-Hasyr: 10)

Doa lainnya sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah. Beliau rahimahullah berkata,

وأنت يا أخي إذا رأيت الله قد أنعم على عبده نعمة فاسع أن تكون مثله، لا تكره ما أنعم الله عليه، قل :اللهم زده من فضلك وأعطني أفضل منه، واسألوا الله من فضله

“Wahai Saudaraku, apabila Engkau melihat Allah memberikan seorang hamba suatu kenikmatan, berusahalah agar Engkau seperti dia. Janganlah Engkau benci dengan apa yang telah Allah Ta’ala karuniakan kepada saudaramu. Berdoalah kepada Allah, ‘Allahumma zid hu min fadhlika wa a’thinii afdhala minhu’ (Artinya: Ya Allah, tambahkanlah karunia-Mu kepada saudaraku dan berilah aku karunia yang lebih utama darinya).”

Allah Ta’ala befirman, “Mohonlah kepada Allah bagian dari karunia-Nya!” (QS. An-Nisa’: 32) (Silsilah Al-Liqa` Asy-Syahri, rekaman nomor 19B)

Semoga kita dijauhkan dari hasad karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kita agar jangan saling hasad dan selalu bersaudara dalam Islam

🖋️Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK
🌐https://muslim.or.id/59343-berdoa-agar-tidak-hasad-kepada…
—–⁠
Dengarkan radio muslim di www.radiomuslim.com

Leave a Reply

*