Di Mana Hatimu?

Dalam hadits dikatakan,⁠

أَلاوإِنَّ فِي الجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الجَسَدُ كُلُّهُ وإذَا فَسَدَت فَسَدَ الجَسَدُ كُلُّهُ أَلا وَهيَ القَلْبُ⁠

“ Ingatlah sesungguhnya di dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging, Apabila ia baik, maka baik pula seluruh tubuhnya. Dan apabila ia buruk, maka buruk pula seluruh tubuhnya, ketahuilah segumpal daging itu adalah hati”. ( HR. Bukhari Muslim ).⁠

Imam Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah menyatakan:⁠

فداو قلبك فإن حاجة الله إلى عباده صلاح قلوبهم⁠

“Obatilah hatimu, sebab tuntutan Allah terhadap hamba-hambaNya adalah kebaikan hati mereka!”. (Hilyatul Auliyaa’, II / 176 . No. 1832).⁠

Sabda Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam,⁠

إِنَّ اللَّهَ لاَيَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ⁠

“ Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk rupa dan harta–harta kalian, akan tetapi Allah melihat kepada hati kalian dan amal kalian”. (HR. Muslim, Ahmad, IbnuMajah).⁠

Hati dalam diri seorang mukmin memiliki kedudukan dan peranan penting, karena dihati itulah bersemayamnya keimanan kepada Allah dan tempatnya segala keikhlasan dalam beribadah. Di hati juga berseminya berbagai perasaan cinta, takut dan harap, berserah diri seutuhnya pada Allah ‘Azza wa Jalla.Hingga ada do’a spesial agar kita memiliki hati yang lurus.⁠

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ⁠

“ Ya Allah, yang membolak – balikkan hati, tetapkan hatiku di atas agama-Mu” (HR At Tirmidzi, ia berkata, ‘Hadits Hasan’).⁠

Baca selengkapnya https://muslimah.or.id/8370-hati-selembut-salju.html

Leave a Reply

*