Cara Baca Amin yang Salah

Cara Baca Amin yang Salah
Syaikh Dr. Abdullah az-Zahim menyebutkan beberapa cara baca Amin yang salah.

Pertama, kesalahan bacaan amin yang menyebabkan shalat batal dengan sepakat ulama

[1] Hamzah dipanjangkan, mim di-tasydid, dan huruf ‘Ya’ dihilangkan, sehingga menjadi Aaammmin [آمّن].

[2] Hamzah dibaca pendek, mim di-tasydid, dan huruf ‘Ya’ dihilangkan, sehingga menjadi Ammmin [أمّن].

[3] Hamzah dibaca pendek, mim tidak di-tasydid, dan huruf ‘Ya’ dihilangkan, sehingga menjadi Amin [أَمِنْ].

Kedua, Kesalahan amin yang disepakati ulama, namun apakah itu membatalkan ataukah tidak, ada perbedaan diantara para ulama. Bunyi bacaan amin ini yaitu dengan memendekkan hamzah, mim di-tasydid, dan ada huruf ‘Ya’ . sehingga dibaca: Ammmiiin [آمِّيْن]

Para ulama sepakat, lafadz amin semacam ini dilarang, namun mereka berbeda pendapat, apakah membatalkan shalat ataukah tidak. Syafiiyah menilai, ini tidak membatalkan shalat. Sementara madzhab yang lain menilai ini bisa membatalkan shalat.

Ketiga, kesalahan bacaan Aamiin yang diperselisihkan bolehnya dan batalnya shalat

[1] Hamzah dipanjangkan, mim di-tasydid, dan ada huruf ‘Ya’ . sehingga dibaca: Aaammiiin [آمِّيْن]

Hanafiyah membolehkan kesalahan semacam ini. Sementara jumhur melarangnya.

Hanya saja, menurut Syafiiyah, amin semacam ini tidak membatalkan shalat. Sedangkan Hambali dan Malikiyah menilai, bacaan amin ini bisa membatalkan shalat.

[2] Hamzah dipanjangkan, mim tidak di-tasydid, dan huruf ‘Ya’ dibuang, sehingga dibaca: ‘Aaamin’ [آمن].

Sebagian hanafiyah membolehkan amin semacam ini, namun tidak disinggung oleh madzhab yang lain. Dan yang benar, ini dilarang.

(at-Takmin ‘aqibal Fatihah fi Shalah, hlm. 187-189)

Demikian Semoga bermanfaat…

🖋️Ustadz Ammi Nur Baits
🌐https://konsultasisyariah.com/33563-kesalahan-baca-amin…
—–⁠
Dengarkan radio muslim di www.radiomuslim.com

Leave a Reply

*