APAKAH AKU SUDAH BERBAKTI?⁠

APAKAH AKU SUDAH BERBAKTI?⁠
Ada perkataan indah dari Ibnul Jauzy rahimahullah, beliau berkata “Anak yang berbakti kepada orangtua hendaknya menyadari bahwa betapapun anak itu berbakti kepada orangtua, tetap saja belum bisa membalas kebaikan orangtua.”⁠

Ada kisah yang sangat menarik untuk disimak :⁠

Dari Zurah bin Ibrahim, ada laki-laki yang mendatangi umar radhiallahu ‘anhu berkata : “Wahai amirul mukmini, saya punya seorang ibu, yang dia sudah tua renta. Sesungguhnya ibuku tidak bisa memenuhi hajatnya kecuali punggungku adalah kendaraannya.” (Ia menggendong ibunya kemanapun ibunya ingin pergi)⁠

Laki-laki itu berkata : “Aku mewudhukannya dan wajahku kupalingkan darinya.” (Yaitu si anak memalingkan wajahnya agar tidak melihat aurat ibunya ketika ia mencebokinya dan mewudhukannya)⁠

Laki-laki itu berkata : “Wahai amirul mukminin, apakah aku telah menunaikan kewajibanku, telah membalas hak ibukku?”⁠

Umar menjawab : “BELUM”⁠

Si anak mengatakan : “Bukankah aku telah menggendongnya kepada punggungku, dan aku menahan diriku hanya untuk mengurusi ibuku?.”⁠

Umar mengatakan : “IBUMU DULU JUGA BERBUAT DEMIKIAN SAAT KAMU BAYI, DENGAN HARAPAN AGAR KAMU BERUMUR PANJANG. NAMUN BERBEDA!”⁠

Umar mengatakan : “DAN KAU WAHAI ANAK BERBUAT DEMIKIAN KEPADA IBUMU TAPI DALAM KEADAAN KAU BERANGAN-ANGAN KAPAN SEGERA MATINYA!”⁠

(Diambil -dengan perubahan tanpa mengubah makna- dari buku Rambu-rambu berbakti kepada orang tua oleh Syaikh Abdul Aziz bin Muhammad As-Sadhan dan dijelaskan oleh Ustadz Aris Munandar dalam ebook beliau)⁠

Dukung Dakwah Radio Muslim Jogja
Rekening Donasi
BNI Syariah (kode 427) No. Rekening 77.55.33.11.93
a.n Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari


Leave a Reply

*