Agar Hatimu Lega

Manakala setiap kesalahan dan kekeliruan orang tak bisa kau terima dan maafkan, pastilah hatimu kan hancur lebur, remuk-redam dalam kegalauan yang tak berkeputusan.

Manalah ada manusia yang sempurna selamat dari kesalahan dan kekhilafan. Manakala hatimu selalu engkau sibukkan untuk terus mengingat kesalahan orang padamu niscaya kan membuatmu letih.

Orang cerdas adalah orang yang tidak gampang baper menghadapi perkara remeh temeh yang seharusnya tidak terlalu dipikirkan dan dimasukkan ke dalam arsip hatimu, untuk menjaga agar qolbumu tetap lapang tidak sempit dan sumpek.

Orang bijak tak kan mau berkutat, memusingkan diri dengan keteledoran anak istrinya, keluarga maupun tetangganya, karena akan merubah kegembiraan harinya menjadi hari yang penuh duka dan luka.

Berkata Imam Ahmad Bin Hambal yang maknanya lebih kurang : ”9/10 dari perangai mulia adalah tidak mengambil pusing segala yang remeh temeh”

➡️ Seni kehidupan itu adalah mampu memaafkan orang yang bersalah padamu, membalas keburukannya dengan kebaikan, menukar kebencian dan dendam kesumat padanya dengan ampunan, meski ia adalah perkara yang tak ringan.

🖋️Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan MA⁠
🌐https://bbg-alilmu.com/archives/45066
—–⁠
Dengarkan radio muslim di www.radiomuslim.com

Leave a Reply

*