Posts Tagged ‘jihad’
Akal dan Agama Mana yang Mengatakan “Ngebom” itu Jihad
Friday, August 21st, 2009
Judul Kajian
Siaran Langsung Interaktif Bedah Buletin At Tauhid (terbit di Yogyakarta tiap Jum’at)
Tema
Akal dan Agama Mana yang Mengatakan “Ngebom” itu Jihad
Tingkat
Pemula
Waktu dan Tempat
Jum’at, 31 Juli 2009/ 9 Sya’ban 1430 H pukul 20.00-21.30 WIB
di Studio Radio Muslim
Pemateri
Ustadz Abu Salman hafidzahullahu Ta’ala
Beberapa tahun yang silam pernah terjadi pengeboman dan perusakan di kota Riyadh, saat itulah Syeikh Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr angkat suara, “Alangkah miripnya kata tadi malam dengan semalam. Sesungguhnya peristiwa pemboman dan perusakan di kota Riyadh dan senjata-senjata lain yang digunakan di kota Makkah maupun Madinah pada awal tahun ini (1424 H, sekitar tahun 2003) merupakan hasil rayuan setan yang berupa bentuk meremehkan atau berlebih-lebihan dalam beragama. Sejelek-jeleknya perbuatan yang dihiasi oleh setan adalah yang mengatakan bahwa pengeboman dan perusakan adalah bentuk jihad. Akal dan agama mana yang menyatakan membunuh jiwa, memerangi kaum muslimin, memerangi orang-orang kafir yang mengadakan perjanjian dengan kaum muslimin, membuat kekacauan, membuat wanita-wanita menjanda, menyebabkan anak-anak menjadi yatim, dan meluluhlantakkan bermacam bangunan sebagai jihad[?]”
Silahkan selengkapnya sahabat Muslim donwload tautan di bawah ini, semoga bermanfaat Baarakallahu fiikum
Podcast: Play in new window | Download
Bedah Buletin “Akal dan Agama Mana yang Mengatakan Ngebom itu Jihad?”
Friday, July 31st, 2009
Judul Kajian
Siaran Langsung Interaktif Bedah Buletin At Tauhid (terbit di Yogyakarta tiap Jum’at)
Tema
Akal dan Agama Mana yang Mengatakan “Ngebom” itu Jihad (artikel buletin bisa diakses di sini)
Tingkat
Pemula
Waktu dan Tempat
Insyaa Allah Jum’at, 31 Juli 2009/ 9 Sya’ban 1430 H pukul 20.00-21.30 WIB
di Studio Radio Muslim
Pemateri
Ustadz Abu Salman hafidzahullahu Ta’ala
Beberapa tahun yang silam pernah terjadi pengeboman dan perusakan di kota Riyadh, saat itulah Syeikh Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr angkat suara, “Alangkah miripnya kata tadi malam dengan semalam. Sesungguhnya peristiwa pemboman dan perusakan di kota Riyadh dan senjata-senjata lain yang digunakan di kota Makkah maupun Madinah pada awal tahun ini (1424 H, sekitar tahun 2003) merupakan hasil rayuan setan yang berupa bentuk meremehkan atau berlebih-lebihan dalam beragama. Sejelek-jeleknya perbuatan yang dihiasi oleh setan adalah yang mengatakan bahwa pengeboman dan perusakan adalah bentuk jihad. Akal dan agama mana yang menyatakan membunuh jiwa, memerangi kaum muslimin, memerangi orang-orang kafir yang mengadakan perjanjian dengan kaum muslimin, membuat kekacauan, membuat wanita-wanita menjanda, menyebabkan anak-anak menjadi yatim, dan meluluhlantakkan bermacam bangunan sebagai jihad[?]”
Jihad Vs Terorisme
Wednesday, July 22nd, 2009
Tema:
Meluruskan Pemahaman Tentang Jihad
Waktu dan Tempat:
Kajian Umum 27 Desember 2005 Pukul 09.00 WIB s/d Selesai di Masjid Kampus UGM [Maskam] Yogyakarta
Pemateri:
Al-Ustadz Zaenal Abidin, Lc Hafidzahullahu Ta’ala
Kajian yang kami berikan bukanlah maksud untuk melemahkan semangat jihad bagi kaum muslimin, akan tetapi perlulah kita mengetahui kaedah-kaedah penting di dalam berjihad itu sendiri. Kata “Jihad” sekarang ini telah banyak di salah gunakan, kaum muslimin sendiri banyak yang rancu dengan kata jihad. Bahkan ada di antara mereka menamakan perbuatan yang bukan jihad dengan nama jihad.
Dalam kajian ini juga di jelaskan tentang hakikat terorisme, apakah pantas agama Islam yang mengajarkan kedamaian ini dikatakan sebagai agama teroris? tentunya tidak. Silahkan lebih lengkapnya download tautan di bawah ini, Semoga Allah memberikan kemenangan kepada kaum muslimin atas musuh-musuh Allah serta memberikan kefahaman kita semua di atas agama-Nya yang lurus dengan Pemahaman yang Benar. Baarakallahu fiikum.
Podcast: Play in new window | Download
NARASUMBER
- Ustadz Abu Salman
- Ustadz Afifi
- Ustadz Ahmad MZ
- Ustadz Firanda Andirja
- Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal
- Ustadz Muhammad Arifin Badri
- Ustadz Muhammad Nur Ihsan










